Awas, Gajah di Bulan Ramadhan!

Bismillahirrahmanirrahim

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم

Awas, Gajah di Bulan Ramadhan!

Ya, tajuk yang pelik, tetapi situasinya mungkin lebih pelik, dan kenyataannya bahkan lebih pelik lagi!!

Imam Malik sedang duduk di Masjid Nabawi, seperti biasa beliau meriwayatkan hadith Rasulullah ﷺ, sedangkan murid-murid di sekitarnya khusyuk menyemak. Tiba-tiba ada seseorang berseru, “Ada gajah besar datang ke Madinah.” Orang-orang Madinah sebelumnya belum pernah melihat gajah, sebab kota ini bukan tempatnya gajah.

Semua murid pun bergegas untuk melihat gajah dan meninggalkan majlis Imam Malik, kecuali Yahya bin Yahya Al-Laitsi, dia tidak keluar.

“Kenapa kamu tidak keluar untuk melihat gajah, bukankah tak ada di negerimu (Andalusia)?” tanya Imam Malik

“Wahai Imam, aku datang jauh-jauh ke sini bukan untuk melihat gajah, tetapi aku datang ke sini untuk melihatmu, mempelajari ilmumu dan petunjukmu,” jawab Yahya.

Imam Malik pun takjub dengan jawapannya, dan beliau pun menggelar ‘Aqilul Andalus (orang berakal dari Andalus).

Dari semua murid yang hadir hanya satu yang sedar mengapa dia datang ke majlis, dan apa tujuannya?!

Sebabnya ya, dia tetap fokus, tidak membuang tenaganya ke kanan dan ke kiri, tidak sibuk dengan apapun selain apa yang dia cita-citakan, dan bersusah payah untuk mendapatkannya [Ia datang dari Andalus untuk mencari ilmu dari Imam Malik di Madinah].

Adapun yang lain, mereka pergi menyaksikan gajah. Maka lihatlah perbezaan besar di antara keduanya!

Beberapa tahun kemudian, berakhirlah kepemimpinan ilmu fiqh di Andalus, dan tersebarlah mazhab Imam Malik di sana. Banyak orang yang mempelajari fiqh Imam Malik, jumlahnya tak terkira.

Namun riwayat Imam Yahya al-Laitsi dari Imam Malik menjadi pendapat mu’tamad (yang diunggulkan) bagi kitab Al-Muwathta’ Imam Malik.

Adapun selain Yahya, para penuntut ilmu yang menonton gajah, sejarah tak menyebutkan mereka pada kita, juga tak punya peranan penting.

Di zaman ini, gajah datang kembali, tetapi dalam bentuk yang berbeza dan dengan berbagai cara, terutama di bulan Ramadhan.

Ada dua jenis manusia di bulan Ramadhan. Pertama, orang yang telah menetapkan tujuannya, dia tahu apa yang dia inginkan dari Ramadhan, dan buah apa yang dia harapkan.

Jenis kedua, dia lalai, tidak sedar, dan leka. Tergoda oleh berbagai-bagai jenis gajah; program TV, siri filem, nyanyian dan hal-hal yang diharamkan.

Bahkan hal-hal yang melalaikan yang mungkin tidak haram secara zahirnya, namun menyia-nyiakan waktu pada sesuatu yang tidak bermanfaat. Baik dunia ini mahupun akhirat!

Mereka semua adalah gajah di zaman ini. Waspada terhadap gajah dan kilauannya. Sebab hal itu akan merompak waktu-waktu terbaikmu sepanjang tahun. Bulan keutamaan, pengampunan, dan pembebasan dari api neraka. Bulan Ramadhan!

Kredit Daripada : Hisyam Daud
Alih Bahasa: Ahmad Fadhail

Jemput share. Terima kasih
Leave a Reply

Your email address will not be published.

five + 12 =

Risk Free Shipping

If your orders lost during shipment, we will do the replacement or refund

Easy 180 days returns

180 days money back guarantee

100% Secure Checkout

Toyyibpay / MasterCard / Visa